Dua Perwakilan Mahasiswa HI UMY Raih Penghargaan di Kompetisi Bergengsi di Universitas Negeri Yogyakarta

October 29, 2025, oleh: Editor

Dinda Yudittia dan Bryliant Putri Zahra dan merupakan mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (HI UMY) angkatan 2022 yang baru saja mengikuti kompetisi NEF Business Case Competition 2025. Kompetisi ini berlangsung dari April hingga Juni 2025, mencakup beberapa tahap mulai dari preliminary round hingga final round yang diselenggarakan pada 28 Juni 2025 di Universitas Negeri Yogyakarta.

Secara umum NEF Business Case Competition  inimerupakan ajang nasional yang mengasah kemampuan mahasiswa dalam menyusun strategi bisnis berbasis riset. Dinda dan Bryliant, serta rekan tim lainnya tergabung dalam 1 kelompok yang terdiri dari beberapa Prodi di UMY.

“Dalam lomba ini, kami mendapat kasus mengenai UMKM Dawet Kemayu, sebuah bisnis minuman tradisional yang berupaya memperluas target pasarnya ke segmen Generasi Z, Dari situ, kami menyusun strategi komprehensif mulai dari analisis latar belakang, segmentasi, positioning, hingga proyeksi dan roadmapnya,” ujar Dinda, pada Rabu (22/10).

Dalam kompetisi tersebut, mereka meraih juara harapan 2 berdasarkan penilaian yang diberikan oleh dewan juri. Sebelumnya, mereka melakukan riset secara mendalam mengenai case yang didapatkan sebelum pada akhirnya disusun dalam sebuah proposal. Berawal dari keyakinan bahwa UMKM lokal memiliki potensi besar untuk tumbuh dan beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen, Dinda dan tim pun termotivasi untuk menyusun strategi pengembangannya.

Selama proses pengerjaan tentu ada banyak tantangan yang dihadapi. Waktu pengerjaan yang cukup singkat serta banyaknya ide yang perlu disatukan dari berbagai kepala menjadi sebuah dinamika dalam kelompok Dinda. Namun, adanya pembagian tugas membuat proses penyusunan proposal lebih efektif ujar Dinda.

Mengenai pencapaian yang telah diraih, Dinda mendapatkan banyak pelajaran penting seperti leadership, manajemen waktu, dan tanggung jawab. Semua pengalaman yang ia dapatkan membuatnya berasa lebih bermakna, meski bukan sebagai juara utama.

“Bagi kami, pencapaian ini bukan hanya soal lomba, tetapi tentang perjalanan belajar lintas disiplin dan keyakinan bahwa setiap orang punya potensi luar biasa untuk berinovasi, ini menjadi pengingat bahwa selama ada kemauan, setiap orang bisa belajar apa pun dan dari situlah perubahan dimulai,” tutup Dinda.  


Penulis : Surya Kukuh

Dinda Yudittia (HI 22)
Bryliant Putri Zahra (HI 22)