HI UMY Aktif Promosikan Pendidikan Inklusif Melalui International Fair Of Special Education Needs 2014

December 12, 2014, oleh: Editor

P_20141209_130345
Dalam rangka memperingati hari disabilitas internasional, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta bekerja sama dengan Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDDI) mengadakan acara Internasional Fair Of Special Education Needs 2014 yang dilaksanakan pada tanggal 9-10 Desember 2014 di Taman Pintar Yogyakarta. Acara ini dihadiri oleh Bapak. Anies Baswedan, Ph. D (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan), Gusti Kanjeng Ratu Hemas, Prof. Dr. Bambang Cipto, M.A (Rektor UMY), dan Dr. Akhmad Sholeh M. S.I. (Ketua PPDI Yogyakarta).
Demi menyuarakan pentingnya pendidikan inklusif di era globalisasi, Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (HI UMY) turut berkontribusi di acara tersebut dengan mendelegasikan beberapa mahasiswa di susunan kepanitiaan.
“Untuk merayakan event sekelas internasional ini, kami mencari penitia yang memang bersedia bekerja keras. Dan kebetulan saya waktu itu ketemu dengan Deni Febrian (HI 2012). Setelah mengobrol dan bernegosiasi panjangan akhirnya dia mau ikut bergabung dalam kepanitian, kemudian Deni merekomendasikan beberapa temannya yang tergabung dalam Fresh Club HI/FISIPOL dan Himpunan Mahasiswa IE, dan dari beberapa rekomendasi tersebut maka terbentuklah kepanitian”. Ujar Weni Septi Susan, yang menjabat sebagai ketua Difabel Yogyakarta.
Menghadapi era regionalisme baru Asia Tenggara, HI UMY memandang kebutuhan akan pendidikan inklusif ini tidak dapat ditawar-tawar lagi. Di era tersebut, dibutuhkan manusia-manusia berkualitas tinggi yang memiliki softskill mumpuni untuk bisa bersaing dengan masyarakat internasional. Di sisi lain, peningkatan kualitas SDM akan selalu bertautan dengan kualitas pendidikan yang tersedia. Karenanya, pembedaan pelayanan pendidikan bagi kaum difabel justru akan menciderai strategi persiapan Indonesia dalam menyongsong era liberalisasi tersebut. (Irul&Maman)