JALANKAN JEAN MONNET MODULE, HI UMY ADAKAN KULIAH UMUM TENTANG “IMMIGRATION POLICY IN THE EUROPEAN UNION”

Sabtu (17/11) Prodi HI UMY sukses menyelenggarakan kuliah umum Kajian Uni Eropa yang keempat dengan tema “Immigration Policy in The European Union”. Bertempat di Ruang Sidang AR Fachruddin B UMY. Jurusan Hubungan Internasional UMY dalam program Jean Monnet Module mengundang Dr. Roberta Salzano, M.A. yang merupakan nativeItalian sebagai pembicara. Beliau adalah Dosen Bahasa Italia di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan Universitas Gajah Mada, beliau juga mempunyai latar belakang pendidikan S2 di Hubungan Internasional. Selain itu, kuliah umum ini juga dimoderatori oleh Ali Muhammad, Ph.D, beliau adalah salah satu Dosen Hubungan Internasional UMY yang memiliki fokus terhadap Kajian Uni Eropa.
Kuliah Umum ini banyak dihadiri oleh Mahasiswa Hubungan Internasional semester tiga yang mengambil mata kuliah Uni Eropa. Tujuan diadakannya kuliah umum ini adalah untuk memperluas pengetahuan mahasiswa terkait kebijakan imigrasi di Uni Eropa. Terlebih lagi, pembicara yang merupakan orang asli Italia dan negaranya menjadi salah satu tujuan imigran dari negara-negara yang terkena perang di Timur Tengah. Sehingga, peserta kuliah umum dapat mendengarkan langsung perspektif warga negara eropa secara langsung.
Kuliah Umum ini dibuka dengan kuis-kuis kecil tentang Uni Eropa, dan mahasiswa terlihat sangat menikmati saat menjawab pertanyaan demi pertanyaan. Setelah itu, pembicara berbagi cerita tentang keadaan negara Italia yang berkaita dengan isu imigran. Di Eropa sendiri, arus imigran terparah terjadi pada tahun 2013, yang terjadi karena konflik Libya. Sehingga Italia dan Yunani pun harus menutup gerbang untuk arus imigran ini. Menurut Pembicara, arus imigran yang berlebihan juga mengakibatkan populisme dan sikap tidak suka terhadap imigran di kalangan masyarakat Eropa. Selain itu, Pembicara juga sedikit membahas tentang keadaan demokrasi negara-negara di Uni Eropa yang tidak berjalan semestinya, sehingga menimbulkan ketidakpercayaan terhadap sistem demokrasi itu sendiri.
Selain berdampak negatif, ternyata arus imigran juga memiliki dampak positif bagi keberlangsungan perkembangan ekonomi di Eropa, hal ini disebabkan karena jumlah warga Eropa tidak mencukupi untuk menjalankan perekonomian. Terlebih lagi, banyak warga eropa di usia produktif yang memutuskan untuk bekerja di luar negeri, dan menyisakan warga eropa yang sudah tidak produktif lagi untuk bekerja.