HI UMY Tawarkan Beasiswa Program Magister dengan Konsentrasi Diplomasi dan Kerjasama Internasional
Di Indonesia saat ini masih sangat jarang ditemukan program magister khususnya dalam kajian hubungan internasional dengan konsentrasi diplomasi dan kerjasama interrnasional. Namun, di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kita membuka Magister Politik dan Hubungan Internasional (MPHI) dengan kajian diplomasi secara teori dan praktek serta kerjasama internasional. Di MPHI kita juga menyediakan berbagai beasiswa bagi mahasiswa seperti potongan biaya kuliah hingga 50 persen maupun beasiswa prestasi lainnya.
Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur MPHI UMY Dr. Surwandono pada acara Gathering dan Open House MPHI UMY di Ruang Sidang Hubungan Internasional di Kampus Terpadu UMY, Sabtu (15/12).
Surwandono menjelaskan bahwa semakin berkembangnnya zaman maka kajian akan suatu permasalahan harus semakin meningkat dan mendesai cara baru untuk meningkatkan kapabilitas keilmuan mahasiswa.
“Dalam kurikulum MPHI UMY kita sengaja mendesain sistem perkuliahan yang komprehensif seperti sistem perkuliahan student centered learning (SCL) yang mengkombinasikan model kuliah (lecture), simulasi, kelompok studi kecil (buzz group), diskusi, brainstorming, studi kasus, role play, dan seminar secara sistematis” jelasnya.
MPHI UMY mempunyai staf pengajar yang terdiri dari profesor maupun doktor dalam bidang ilmu politik dan hubungan internasional seperti Prof. Amien Rais, Prof. Bambang Cipto, Prof. Tulus Warsito, Dr. Sidik Jatmika, Ali Muhammad,Ph.D, Dr. Surwandono, Dr. Nur Azizah, dan Dr. Achmad Nurmandi.
“Mahasiswa di MPHI akan mendapatkan bimbingan langsung dari pengajar ahli atau guru besar yang telah kita sediakan dan setiap pekannya staf pengajar akan memantau terus perkembangan mahasiswa nantinya sehingga dapat menyelesaikan magister dalam 3 semester yakni setara satu setengah tahun,” papar Surwandono.
Surwandono juga menambahkan bahwa mahasiswa MPHI akan diberikan fasilitas untuk belajar di negara yang berkaitan dengan perkuliahan.
“Mahasiswa MPHI akan kita bawa untuk mengkaji langsung permasalahan diplomasi atau politik di negara yang sedang dibahas dalam perkuliahan supaya mahasiswa lebih dapat melihat secara jelas realita yang ada dan dapat memecahkan permasalahan tersebut,” tambahnya.
Setelah menempuh masa studi selama 3 semeter, dengan komposisi dua semester untuk perkuliahan dan satu semester untuk penulisan tesis, lulusan MPHI nantinya akan mendapatkan gelar Master of Art (MA). (syah)