Institut Francais Indonesia Adakan Seminar Tentang Geopolitik dan Olahraga

December 8, 2018, oleh: Editor


Kamis (6/12),  Bertempat di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta gedung AR Fakhruddin A lantai 5, Institut Francais Indonesia (IFI) mengadakan seminar bertemakan geopolitik dan olahraga. Seminar ini diisi oleh tiga pembicara utama, yakni, Barthelemy Courmont seorang dosen dari Catholic University of Lille, Cyrille Bret seorang dosen dari Paris Institute for Political Science, dan Tulus Warsito seorang dosen dari Hubungan Internasional UMY dan merupakan pakar Diplomasi Kebudayaan. Selain itu, seminar ini juga dimoderatori oleh Arie Kusuma Paksi, beliau adalah dosen dari Ilmu Hubungan Internasional UMY.
Seminar ini merupakan kerjasama dari Institut Francais Indonesia, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Islam Indonesia, dan Universitas Gajah Mada. Selain itu, acara ini juga bekerjasama dengan Swaragama sebagai media partner. Dalam seminar ini, dibahas beberapa poin utama, seperti pengaruh olahraga dalam menciptakan perdamaian dunia, peran olahraga dalam meningkatkan kerjasama di kawasa Asia, peran olahraga sebagai identitas nasional, hubungan antara olahraga dan politik domestik suatu negara, dan pengaruh Asian Games 2018 terhadap geopolitik Indonesia. Menurut Barthelemy Courmont dan Cyrille Bret, peran olahraga terhadap geopolitik tidaklah terlalu signifikan, dikarenakan sedikit sekali acara besar olahraga ditingkat internasional yang bisa mempengaruhi hubungan geopolitik antar negara. Disisi lain, Tulus Warsito mencoba untuk memfokuskan fungsi dari diplomasi kebudayaan dalam hubungan geopolitik antar negara.
Seminar ini disambut baik oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, baik dari mahasiswa undergraduated maupun pascasarjana. Hal ini tercermin dari banyaknya jumlah peserta yang hadir mencapai kurang lebih150 orang serta antusiasnya pesrta merespon materi yang diberikan narasumber. Harapannya, diskusi ini bisa memperluas pengetahuan peserta terkait pengaruh olahraga dan geopolitik dalam bidang Hubungan Internasional.