Jacques Bertrand: Demokratisasi harus dipahami sebagai sebuah proses bukan hasil

January 15, 2012, oleh: Editor

Program Studi Ilmu Hubungan Internasional UMY mengadakan Kuliah Umum dengan topik “Democratization and Ethnonationalist Conflict in Southeast Asia” pada hari ini (Kamis, 15 Januari 2012). Pembicara yang merupakan dosen dari Universitas Toronto, Kanada Prof. Dr. Jacques Bertrand menjelaskan tentang proses Demokratisasi di negara-negara Asia Tenggara. Acara yang dimulai pukul 10.00 WIB di Ruang Sidang A.R Fakhrudin B lantai 5 ini diawali dengan pembacaan curriculum vitae dari pembicara oleh moderator yang tak lain adalah dosen Ilmu Hubungan Internasional sendiri Bambang Wahyu Nugroho S.IP, M.A.
“Demokratisasi harus dipahami sebagai sebuah proses, bukan hasil. Bagi negara yang melakukan demokratisasi, ada dua hal yang harus dipikirkan. Yang pertama adalah masa transisi, yang kedua adalah bagaimana pembenahan yang dilakukan terhadap demokratisasi itu sendiri”, hal ini disampaikan oleh Prof. Jacques Bertrand.
Menurut Jacques, transisi dan pembenahan adalah dua aspek yang sama-sama penting. “Pada masa transisi dari rezim otoriter menuju demokrasi, biasanya pemerintahan agak kacau, karena institusi yang ada belum mapan. Namun demikian, pembenahan yang terus-menerus dilakukan lambat laun akan membuat demokratisasi berjalan semakin baik. Meskipun menurutnya proses sangat penting, akan tetapi institusi demokrasi tetap harus didirikan terlebih dahulu. Seperti orang yang ingin bisa bermain gitar, milikilah gitarnya dulu. Walau pun belum bisa, terus saja dimainkan, nanti lama-kelamaan akan bisa,” ujarnya.
Jacques menambahkan, ada beberapa kunci untuk menyukseskan demokratisasi. “Representasi mayoritas adalah yang paling penting. Namun demikian, harus dilihat juga, apakah kelompok etnonasionalis sudah terwakili atau belum. Selain itu, representasi tiap-tiap daerah juga harus menjadi pertimbangan. Setelah semua itu terpenuhi, harus dibangun kredibilitas dari komitmen atas kebijakan yang dibuat secara nyata,” terangnya.
Tanggapan mahasiswa HI, mereka sangat tertarik dengan pembahasan kuliah umum ini karena pembicara menjelaskan tentang proses menuju demokrasi di negara Asia Tenggara seperti Indonesia, Thailand, dan Filipina. Di samping itu, Jacques juga menjelaskan bahwa diantara negara-negara di Asia Tenggara, Indonesia merupakan negara yang paling bagus dalam mencapai demokrasi tersebut walaupun masih banyak kasus-kasus yang terjadi seperti korupsi dan konflik-konflik kedaerahan. Beberapa mahasiswa juga sangat antusias dalam menanggapi paparan dari Prof. Dr, Jacques Bertrand, terlihat pada saat sesi tanya jawab.
sumber:

http://komahi.umy.ac.id/2012/03/kuliah-umum-bersama-prof-jacques.html

http://www.umy.ac.id/demokratisasi-merupakan-sebuah-proses.html