Mahasiswa HI UMY dalam Indonesia Model United Nations 2012
Jurusan Hubungan Internasional UMY kembali mengirimkan mahasiswanya untuk mengikuti Indonesia Model United Nations (IMUN) 2012 yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia bertempat di Crystal of Knowledge, Perpustakaan Pusat UI pada Selasa-Jum’at (2-5/10).
Menurut salah satu delegasi, Achmad Zulfikar (HI UMY 2010) mengungkapkan, kegiatan ini telah memasuki tahun ketiga penyelenggaraannya. Tahun ini tema utama yang diangkat “Fostering People, Securing Nations”, tema ini mengaitkan antara kepentingan negara, diplomasi, kesepahaman dan toleransi antar-bangsa. Dimana tema ini bertumpu pada dorongan akan tercapaianya kemampuan diplomasi yang kuat dan sangat dibutuhkan oleh mahasiswa di masa yang akan datang.
“Dalam kegiatan ini, saya bertindak sebagai delegasi Kerajaan Swedia pada komite Uni Eropa. Komite UE IMUN tahun 2012 ini dihadiri oleh 20 negara UE yang terdiri atas 2 delegasi tiap negara, jika dijumlahkan kurang lebih 40 mahasiswa berpartisipasi dalam komite ini. Saya tidak sendiri sebagai delegasi Swedia, Adipta Novamta Mahardika dari Sampoerna School of Business merupakan rekan saya dalam komite ini”, ungkapnya.
“Topik yang dibahas dalam komite UE terkait dengan Social Safety Net in Time of Crisis. Seperti yang kita ketahui bahwa UE kini tengah dilanda krisis ekonomi, sehingga instrumen-instrumen ekonomi di dalam UE sendiri diketatkan. Hal ini mengakibatkan terjadinya pengetatan anggaran oleh pemerintah di seluruh negara anggota UE baik keperluan ekonomi dalam negeri maupun luar negeri”, lanjutnya.
“Komite ini sangat cepat untuk beradaptasi dengan topik yang diangkat, sehingga pada hari pelaksanaan, seluruh delegasi sudah beraliansi dengan negara-negara koalisinya. Pada hari kedua tidak terasa sudah siap working paper yang diajukan oleh aliansi Belgium dan Germany, serta Denmark dan Swedia. Setelah melalui proses lobbying dan negosiasi yang cukup alot, akhirnya kedua aliansi sepakat untuk mengadopsi isi gagasan satu sama lain, sehingga dirancanglah draf resolusi. Pada hari terakhir draf resolusi tersebut diperkenalkan kepada forum UE. Namun delegasi UK menolak draf resolusi tersebut, hal ini merupakan sebuah kewajaran ketika UK menolak, karena pada dasarnya masing-masing delegasi mendalami perannya di dalam komite ini sesuai dengan kondisi nyata yang terjadi. Akhirnya pada hari Jum’at (5/10) pukul 16.38 WIB, Board of Dias mengetuk palu sidang menandai berakhirnya MUN untuk komite UE dengan kesepakatan resolusi yang terdiri atas 9 pasal yang disepakati oleh 19 negara kecuali UK”, ungkapnya.
“Modal utama yang saya punya ketika hendak mengikuti kegiatan ini yakni percaya diri. Karena sikap percaya diri ini dapat berlaku dimana saja, kapan saja, dan kegiatan apa saja. Percaya diri yang saya maksud disini dapat diartikan keinginan kita untuk mengikuti suatu kegiatan, kemudian keyakinan diri kita untuk tampil di depan umum. Hal ini menjadi sangat penting dan perlu dipupuk sejak sekarang sebagai calon diplomat masa depan”, tegasnya.
Fikar juga memberikan kiat-kiat agar dapat berpartisipasi dalam kegiatan serupa. Untuk mengikuti acara seperti ini, anda cukup mengakses informasi melalui mesin pencari atau mengunjungi situs resmi kegiatan yang ingin anda ikuti (cth: indonesiamun.com). Lalu anda ikuti prosedur pendaftarannya, dalam hal ini pendaftaran dapat berupa seleksi maupun persyaratan administrasi saja. Jangan segan-segan untuk menghubungi langsung panitia pelaksananya jika anda memerlukan informasi lebih lanjut mengenai acara tersebut. Apabila anda ingin lebih jauh mengenal berbagai kegiatan konferensi, maupun seminar di luar kampus dapat menghubungi saya melalui e-mail apa@kabarfikar.com.
“Saya tidak lupa mengucapkan terima kasih atas dukungan moriil maupun materiil dari jurusan Hubungan Internasional UMY atas kesempatan yang diberikan untuk mengikuti kegiatan ini. Di samping itu, ucapan terima kasih juga saya haturkan kepada bapak/ibu dosen yang telah memberikan izin selama saya mengikuti kegiatan ini. Semoga ilmu dari kegiatan ini dapat saya sebarluaskan kepada mahasiswa HI UMY khsususnya, dan mahasiswa UMY umumnya”, tutupnya. (*)