PKL atau KKN, Manakah yang Lebih Sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi?

March 25, 2013, oleh: Editor

Sebagai pengejawantahan Tri Dharma Perguruan Tinggi, terhitung tahun 2013 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) resmi menggunakan sistem Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai program utama dalam pengembangan akademik mahasiswa. Adapun sistem magang atau Praktek Kerja Lapangan (PKL) yang dulunya termasuk dalam Satuan Kredit Semester (SKS) kini tidak berlaku sejak diterbitkannya SK Rektor tentang penerapan wajib KKN bagi

Edukasi Penentu Kebangkitan Ekonomi Suatu Bangsa

March 11, 2013, oleh: Editor

Mengingat pentingnya pertumbuhan ekonomi bagi suatu bangsa, Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (HI UMY) bekerjasama dengan Pasific Countries Social and Economic Solidarity (PASIAD) Indonesia menghadirkan anggota parlemen Turki (Grand Turkish National Assembly) Prof. Dr. Muhammed Çetin dalam seminar “Turkey’s Economic Development Strategies in the Age of Globalization” di Ruang Sidang AR. Fachruddin A Kampus Terpadu

KOMAHI Galang Dukungan untuk Suriah Lewat Diskusi

March 8, 2013, oleh: Editor

Selain melakukan penggalangan dana dari mahasiswa UMY, Korps Mahasiswa Hubungan Internasional (KOMAHI)  juga melakukan penggalangan dukungan melalui diskusi. Demikian usaha mahasiswa HI UMY menunjukkan kepeduliannya terhadap Suriah. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kerjasama antara KOMAHI UMY dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) dalam mengkampanyekan gerakan peduli Suriah. Diskusi yang digelar KOMAHI UMY dan ACT mengangkat

[11/03/2013] Seminar Turkey's Economic Development Strategies in the Age of Globalization

March 6, 2013, oleh: Editor

Seminar Turkey’s Economic Development Strategies in the Age of Globalization Speaker: PROF. DR. MUHAMMED ÇETIN Member of Grand Turkish National Assembly Date and Place: Monday, March 11 2013 08.30 – 11.00 AM Seminar Room AR-Fachruddin A 5th Floor (Re-confirm at Friday, March 8th 2013) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Integrated Campus FREE! Open For Pucblic! (Based on seat

Feminisme Tawarkan Pola Pikir Radikal

February 27, 2013, oleh: Editor

Feminisme menjadi hal yang sangat menarik untuk dipelajari, karena feminisme menawarkan cara berpikir yang kritis, bahkan cenderung radikal. Untuk itulah dalam banyak pola pikir di kajian hubungan internasional, kajian yang banyak diminati adalah kajian yang berani keluar dari kebiasaan dan menawarkan suatu hal yang ekstrim. Pernyataan ini disampaikan oleh Guru Besar Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah

[26/02/2013] Diskusi Bulanan Feminisme dalam Studi HI: Sejarah, Skop, dan Keterbatasan Analisis

February 15, 2013, oleh: Editor

Gagasan feminis muncul dengan sejumlah gugatan atas kemapanan studi HI yg dianggap male-bias. Tawaran teoritis apa yg disediakan pandangan feminis dalam studi HI? Bagaimana kemungkinan analisis yg diajukan oleh pandangan ini? Relevankah pandangan ini bagi studi HI di Indonesia? Laboratorium Jurusan Hubungan Internasional UMY mengundang Anda dalam Diskusi Bulanan dengan topik Feminisme dalam Studi HI:

[12/01/2013] Diskusi Buku Persepsi Mahasiswa Islam terhadap Politik Luar Negeri Indonesia di Timur Tengah

January 9, 2013, oleh: Editor

Laboratorium Hubungan Internasional UMY mempersembahkan sebuah Diskusi Buku untuk mengasah intelektual civitas akademika HI UMY. Persepsi Mahasiswa Islam terhadap Politik Luar Negeri Indonesia di Timur Tengah Sabtu, 12 Januari 2013 | 09.00-12.00 WIB Ruang Simulasi Sidang Hubungan Internasional UMY Pembicara: Ratih Herningtyas, M.A. Dosen HI UMY | Perspektif Diplomasi Muhammad Zahrul Anam, M.A. Dosen HI

Bambang Wahyu: Peneliti Bukan Peramal

December 15, 2012, oleh: Editor

Seorang peneliti dalam menyimpulkan suatu masalah berbeda dengan peramal. Perbedaannya terletak pada mekanisme menanggapi suatu masalah. Jika seorang peneliti menemukan suatu masalah maka dia akan melihat suatu masalah dengan teliti lalu akan mengumpulkan semua kemungkinan dan menarik suatu kesimpulan dari masalah tersebut. Bukan seperti peramal yang melihat masalah lalu memberikan kesimpulan untuk kepuasan seseorang semata.

Amien Rais: Hubungan Internasional Menyentuh Langsung Tatanan Kehidupan Manusia

December 6, 2012, oleh: Editor

Semua disiplin ilmu itu penting, akan tetapi ilmu Hubungan Internasional (HI) memiliki arti penting yang berbeda. Karena HI menyentuh tatanan kehidupan manusia secara langsung, mulai dari kehidupan sosial masyarakat sampai kehidupan internasional antar bangsa dan negara, serta kompleksitas kajian HI yakni perdamaian, politik, kerjasama, ekonomi, hukum, keamanan hingga peperangan. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Prof.

Kemlu RI: Tingkatkan Diplomasi Indonesia untuk Kepentingan Bangsa

December 1, 2012, oleh: Editor

Dengan adanya revolusi informasi, meningkatnya aktor non-state yakni Multi National Corporation (MNC) dan faktor- faktor domestik serta internasional yang terus berlanjut. Maka sistem dan cara diplomasi Indonesia harus ditingkatkan dan tetap mengutamakan kepentingan nasional bangsa Indonesia. Begitulah yang disampaikan oleh Deputi Direktur Diplomasi Publik Kementrian Luar Negeri Indonesia (KEMLU RI) Aziz Nurwahyudi, M.M., M.A. dalam acara

Virtual personal assistant from Los Angeles supports companies with administrative tasks and handling of office organizational issues.